Pertolongan Pertama untuk Kucing

Apakah kamu mengetahui langkah-langkah yang harus diambil jika kucing kesayanganmu mengalami keadaan darurat medis?

Mengetahui cara melakukan pertolongan pertama pada hewan dapat menjadi tindakan yang bisa menyelamatkan nyawa kucing.

Seperti pada manusia, sama pentingnya untuk memahami cara memberikan pertolongan pertama pada hewan peliharaan.

Jenis pertolongan pertama

Di bawah ini adalah beberapa situasi yang memerlukan keterlibatan dokter hewan, dan langkah-langkah berikut ini dimaksudkan untuk memberikan pertolongan pertama – jangka pendek – saat perjalanan ke dokter hewan.

Berdarah

Jika terjadi perdarahan, penting untuk segera mengambil tindakan karena dapat membahayakan nyawa kucing. Darah arteri berwarna merah terang dan keluar dalam denyutan yang sulit dikendalikan.

Untuk membantu menghentikan pendarahan, gunakan kain bersih atau kasa steril pada area yang terkena dan tekan dengan kuat setidaknya selama 5-7 menit.

Cobalah untuk menghindari penggunaan tourniquet kecuali jika benar-benar diperlukan.

Hilang kesadaran

Jika kucing tenggelam, kamu dapat menolongnya dengan mengangkat bagian belakangnya lebih tinggi dari kepalanya dan berikan tekanan lembut namun kuat ke dadanya untuk membantu mengeluarkan air dari paru-parunya.

Pastikan tidak menyentuh hewan peliharaan jika mereka tersengat listrik sampai listrik dimatikan – hal ini penting untuk menjaga keselamatan diri sendiri.

Jika ada halangan yang menghalangi saluran pernapasan mereka, periksa apakah ada benda asing dan coba singkirkan dengan hati-hati (lihat bagian Tersedak untuk info lebih lanjut).

Jika kucing tidak bernapas atau tidak memiliki denyut nadi, segera lakukan CPR.

Muntah

Hewan peliharaan yang muntah sesekali adalah hal yang wajar, tetapi penting untuk membedakan antara masalah kecil dan keadaan yang membutuhkan perhatian medis.

Jika terdapat darah dalam muntahan atau tanda-tanda serius lainnya, segera bawa kucing ke dokter hewan. Jika merasa kucing telah terkena racun, sebaiknya membawa sampel racun yang dicurigai beserta kemasannya.

Menekan perut kuicng dengan lembut adalah cara yang baik untuk memeriksa sakit perut.

Jika perut yang membesar dan tidak mengeluarkan muntahan apa pun, tandanya kucing membutuhkan penanganan dokter hewan secepat mungkin.

Tersedak

Untuk memeriksa mulut dan tenggorokan kucing untuk memeriksa adanya benda yang tidak semestinya, tariklah lidahnya ke depan dengan hati-hati dan lihatlah.

Jika melihat sesuatu, pegang mulutnya terbuka dan keluarkan secara perlahan dengan tangan, pinset, atau tang kecil. Jangan dorong benda tersebut lebih jauh ke dalam tenggorokan.

Jika kucing tidak bernapas, mulailah melakukan CPR.

Kepanasan

Ini adalah situasi darurat yang mengancam nyawa kucing. Jika tidak dapat segera membawa ke dokter hewan, carilah tempat yang sejuk atau teduh dan pindahkan ke sana.

Mandikan mereka dengan air hangat hingga suhu tubuh mereka turun di bawah 39°C, lalu keringkan. Terus pantau suhu tubuh mereka selama membawanya ke klinik.

Disengat lebah atau tawon

Jika kucing disengat lebah, soda kue dapat digunakan untuk menetralkan racunnya. Sebaliknya, jika disengat tawon, dapat menggunakan cuka atau jus lemon untuk menetralkan sengatannya.

Setelah itu, mengompres dengan kompres dingin dapat membantu menenangkan area tersebut.

Sangat penting untuk mewaspadai reaksi alergi, seperti pembengkakan atau kesulitan bernapas, karena ini bisa sangat serius.

Jika hal ini terjadi, pastikan untuk segera membawanya ke dokter hewan.

CPR

Untuk membantu hewan bernapas, baringkan hewan dengan lembut pada posisi miring dan pastikan jalan napasnya bersih.

Kemudian, rentangkan lehernya dengan lembut dan pegang lidahnya keluar dari mulutnya sementara rahangnya tertutup.

Hembuskan napas ke dalam lubang hidungnya sebanyak 5-6 kali dan jika mereka masih belum menunjukkan tanda-tanda respons, lanjutkan dengan nafas buatan.

Jika hewan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, lakukan kompresi dada untuk membantu menghidupkan kembali jantungnya.

Letakkan satu atau dua tangan di bagian terlebar dari dada dan tekan ke bawah 1,5 hingga 3 inci.

Hewan lebih dari 27 kg:  60 kali per menit
Hewan 5-27 kg:  80-100 kali per menit
Hewan 2-5 kg:  120-140 kali per menit
Hewan kecil (0.5-2 kg), Letakkan tangan dengan lembut di sekitar tulang rusuk hewan dan berikan pijatan jantung dengan lembut.

Lanjutkan napas buatan:
Hewan lebih dari 27 kg:  12 nafas per menit
Hewan 5-27 kg:  16-20 nafas per menit
Hewan kurang dari 5 kg:  30+ nafas per menit

Tanda vital hewan normal

Termperatur normal anjing dan kucing:  38°C – 39°C
Detak jantung normal untuk kucing:  160-240 denyut per menit
Detak jantung normal untuk anjing:  70-160 denyut per menit
Tingkat pernapasan normal untuk kucing:  20-30 nafas per menit
Tingkat pernapasan normal untuk anjing:  10-30 nafas per menit

American Red Cross menawarkan banyak sumber informasi untuk membantu memastikan keselamatan hewan peliharaan.

Kamu bisa membeli buku-buku mereka tentang pertolongan pertama pada kucing dan anjing, yang dilengkapi dengan DVD bermanfaat yang menunjukkan beberapa teknik praktis.

Leave a Comment